Jumat, 10 Juli 2009

COPYWRITING: PENGERTIAN, TUJUAN DAN MEDIA



Pengertian Iklan (W. S Pattis):

“Setiap bentuk komunikasi yang dimaksudkan untuk memotivasi dan mempromosikan produk dan jasa kepada seseorang /pembeli potensial ; mempengaruhi danmemenangkan pendapat publik untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan keinginan si pemasang iklan.”

Iklan memiliki bentuk berupa tulisan, gambar, film atau gabungan unsur-unsur tersebut. Pada tulisan iklan itulah kemudian dikenal dengan istilah Copywriting.

Latar Belakang

- Manusia Berbahasa Tulis

- Kebutuhan Informasi (tertulis)

Pengertian

Copywriting adalah seni penulisan pesan penjualan
yang paling persuasif yang dilatarbelakangi

kewiraniagaan yang kuat.

Tulisan itu harus mampu menarik perhatian (attention), ketertarikan (interest), keinginan (desire), keyakinan

(conviction) dan tindakan (action). (Frank Jefkins).

Copy Writer, adalah:

Seseorang yang merencanakan, membuat dan mengevaluasi naskah untuk Print AdTV comm, Radio Comm, dan Aktivitas Below The Line (BTL)seperti : brosur, company profile, leaflet dsb.

Tujuan Copywriting

- Membentuk perilaku membeli.

- Terpenuhinya pesan penjualan.

Untuk mencapai tujuan maka Copywriting harus memiliki struktur bagan kata sebagai berikut :

1. Menggugah

2. Informatif

3. Persuasif

4. Bertenaga gerak

5. Memiliki Penyelesaian Akhir

Asas umum yang harus dipatuhi dalam Copywriting sesuai


dengan tata krama dan tata cara periklanan indonesia:

1. Harus Jujur, bertanggungjawab dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku.

2. Tidak boleh menyinggung perasaan dan merendahkan martabat negara, agama, susila, adat, budaya, suku dan golongan.

3. Harus dijiwai oleh asas persaingan yang sehat.

Komposisi Copywriting:

Copywriting yang ideal adalah copy yang memuat unsur-unsur pertimbangan :

1. Target audience

2. Konsep produk

3. Komunikasi Media

4. Pesan promo penjualan

Media Copywriting :

Copywriting merupakan tulisan berkarakter dimanapun ditempatkan, dimedia apapun, kesesuaian pemilihan kata sangat menentukan keberhasilan berpromosi.

Copywiriting yang menekankan pada mata misal media cetak harus memiliki eyes catcher, dimedia audio harus memanfaatkan kekuatan ears catcher dan media audio visual copywriting harus dapat memadukan kedua kekuatan mata dan telinga.

The Category of Copywriting

1. Print Ad (Iklan Cetak)

2. TV Commercial (Iklan TV)

3. Radio Commercial (Iklan Radio)

4. Below the Line

5. Advertorial

Print Ad

• Visual based, kekuatan ada pada Headline, copy dan visualisasi yang unik.

• Perlu ketelitian, karena jika sudah naik cetak, kesalahan penulisan bisa jadi masalah (No telp, nama, alamat, nilai, perhitungan)

TV Commercial

• Audio Visual based, kekuatan ada pada keyword dengan sound, sound effect dan visualisasi yang atraktif.

• Kemampuan imajinasi audio visual harus tinggi, tempatkan diri seperti penulis skenario film.

Radio Commercial

• Audio based, kekuatan ada pada keyword, conversation, monolog dengan sound dan sound effect yang atraktif.

•Kemampuan imajinasi harus tinggi. Membawa orang untuk membayangkan kejadian yang sebenarnya. Manfaatkan empathy.

Below The Line (BTL)

• Printing Materials: Copy Based, biasanya adalah keterangan detail dari aktivitas promosi Above The Line (ATL) sehingga banyak teks. Harus teliti dengan detail-detail keterangan.

• Outdoors: Visual & Copy Based, Headline (promise), Splash yg kuat, eyecatching. Tidak banyak teks.

• Theatre of mind

0 komentar:

Poskan Komentar